Jumat, 22 Oktober 2021

SEMINAR PENDIDIKAN PROGRAM KERJA KKM-FH STAI ALFALAH CICALENGKA-BANDUNG BERJUDUL

“BELAJAR ATAU MAIN GAME? BELAJAR SAMBIL MAIN GAME DONG!”

DI SD NEGERI KEBALEN 05

            Sudah hampir 2 tahun, pandemi Covid-19 berlangsung di negara kita ini. Untuk mencegah penyebarannya yang semakin meluas, sejak Maret 2020 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). Salah satu pokok penting dalam edaran ini adalah diberlakukannya pembelajaran daring/jarak jauh.  Sehingga, STAI Al-Falah Cicalengka Bandung menetapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa dilakukan secara mandiri di tempat tinggal masing-masing atau disebut Kuliah Kerja Mahasiswa From Home (KKM-FH).

            KKM-FH STAI Al-Falah Cicalengka Bandung berfokus pada Penanggulangan Dampak Covid-19 di Bidang Pendidikan dan Keagamaan. Oleh karena itu, sebagai program kerja KKM-FH, penulis berkolaborasi dengan mahasiswa Kampus Mengajar 2021 membuat seminar pendidikan berjudul “Belajar Atau Main Game? Belajar Sambil Main Game Dong!” yang dilaksanakan untuk siswa kelas 5 SD Negeri Kebalen 05. Program ini dibuat sebagai respon dari keluhan tentang pembelajaran daring yang terkesan monoton dan membosankan , khususnya untuk siswa jenjang Sekolah Dasar (SD).

            Program ini berisi sosialisasi tentang 4 aplikasi pendidikan berbalut games yang bisa dicoba oleh guru dalam proses belajar mengajar bersama siswa-siswanya agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan mengasyikkan. Berikut 4 aplikasi yang disampaikan dalam seminar tersebut :

  1. Wordwall

            Kelebihan :

      Memiliki banyak pilihan fitur game pembelajaran

      Dapat digunakan untuk semua materi pelajaran

      Bisa untuk semua jenjang kelas salah satunya SD

      Bisa diakses di HP maupun laptop tanpa perlu download aplikasi

             Kekurangan:

      Harus upgrade aplikasi terlebih dahulu

      Selama masa percobaan dalam 1 akun hanya bisa membuat 5 kuis.


2. Kahoot!

Kelebihan :

      Game dengan musik yang easy listening sehingga disukai siswa

      Cocok untuk siswa SD

      Fitur game "Quiz" dan "True or False"

      Bisa untuk materi pilihan dengan jawaban tunggal

Kekurangan:

      Loading memerlukan waktu cukup lama

      Beberapa fitur game harus berbayar

 

3.      3. Edu Candy

Kelebihan :

      Game bisa dimainkan dengan berbagai bentuk

      Memiliki 3 variasi bentuk soal

      Terdapat animasi soal yang lucu

      Penggunaanya gratis

Kekurangan:

      Tidak bisa menampilkan hasil pengerjaan setiap siswa

      layar pengerjaan terlalu kecil

 

4.  4. Quizizz

Kelebihan :

      Tampilan animasi game dan musik sangat menarik

      Terdapat beragam bentuk soal yang bisa dibuat

      Bisa melampirkan materi/penjelasan

      Sangat mudah dioperasikan

      Bisa langsung menampilkan hasil penilaian quis.

Kekurangan:

      Harus menyiapkan gambar terlebih dahulu jika ingin memasukkan gambar disoal 

            Sebagai bentuk gambaran, dilakukan juga simulasi penggunaan aplikasi Quizizz bersama siswa-siswa yang hadir di seminar ini. Penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut dapat maksimal jika didukung oleh banyak pihak, seperti guru, siswa, dan orangtua yang mau update dan belajar teknologi, juga kuota yang memadai dan stabil. Dengan adanya seminar ini, diharapkan siswa menjadi lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran daring.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar